Gaya Bernadya di Luar Outfit Hitam Tetap Memikat
Tak hanya dikenal lewat suara lembut dan lirik-lirik penuh emosi, Bernadya juga kerap mencuri perhatian lewat gaya busananya. Di atas panggung, ia identik dengan outfit serba hitam—mulai dari gaun simpel, dress bernuansa edgy, hingga busana minimalis yang memberi kesan misterius dan tenang. Warna hitam seolah sudah menjadi “identitas visual” Bernadya saat tampil di hadapan publik sebagai musisi.
Namun, di luar panggung dan sesi pertunjukan, Bernadya menunjukkan sisi lain dari gaya berpakaiannya. Ia tak selalu terkungkung dalam warna gelap. Dalam beberapa kesempatan, penyanyi muda ini justru tampil cerah, lembut, bahkan feminin. Pilihan busana tersebut memperlihatkan bahwa karakter personal Bernadya jauh lebih luas daripada citra monokrom yang sering melekat padanya.
Lewat unggahan media sosial maupun penampilan di acara tertentu, publik bisa melihat transformasi gaya Bernadya yang tetap terasa autentik. Ia mampu tampil memesona tanpa harus bergantung pada warna hitam, membuktikan bahwa fashion baginya adalah soal kenyamanan, ekspresi diri, dan momen.
Pesona Bernadya dengan Dominasi Warna Putih
Salah satu warna cerah yang cukup sering dikenakan Bernadya adalah putih. Warna ini memberikan kesan bersih, tenang, dan dewasa—selaras dengan karakter musiknya yang jujur dan sederhana. Saat momen liburan, Bernadya pernah tampil dengan atasan tanpa lengan berwarna putih yang dipadukan dengan celana denim panjang. Perpaduan ini terlihat effortless namun tetap stylish.
Untuk menambah kesan hangat, ia melengkapi penampilannya dengan coat cokelat dan sling bag hitam. Pilihan sepatu Vans Old Skool membuat tampilannya terasa kasual dan membumi. Gaya ini menunjukkan bahwa Bernadya tidak berusaha tampil berlebihan. Ia justru memadukan item-item sederhana dengan proporsi yang pas, menciptakan kesan santai namun tetap modis.
Di kesempatan lain, Bernadya juga terlihat mengenakan atasan lengan panjang bernuansa hijau dengan motif bunga pink. Dipadukan dengan rok plisket putih dan flat shoes bertali warna silver, tampilannya tampak feminin dan lembut. Gaya ini memperlihatkan sisi Bernadya yang manis dan anggun, jauh dari kesan edgy yang biasa terlihat saat ia tampil di panggung.
Anggun dalam Balutan Kebaya Cerah
Salah satu penampilan Bernadya yang paling mencuri perhatian adalah saat ia mengenakan kebaya berwarna cerah. Dalam balutan kebaya, aura klasik dan modern berpadu secara harmonis. Bernadya tampak anggun tanpa kehilangan kesan muda dan relevan dengan generasinya.
Pilihan kebaya bernuansa lembut—seperti pastel atau warna terang—memberikan sentuhan segar. Rambut yang ditata sederhana dan riasan natural semakin menegaskan bahwa kebaya tak selalu harus tampil formal dan kaku. Di tangan Bernadya, kebaya justru terasa ringan, personal, dan dekat dengan keseharian.
Penampilan ini juga menunjukkan bahwa Bernadya mampu merayakan busana tradisional tanpa terkesan berjarak. Ia tampil apa adanya, seolah menyampaikan pesan bahwa mengenakan kebaya bisa menjadi bagian dari ekspresi diri, bukan sekadar kewajiban budaya.
Kasual Cerah yang Tetap Autentik
Selain putih dan kebaya, Bernadya juga sesekali bereksperimen dengan warna-warna cerah lainnya. Meski jarang memilih warna mencolok, ia tetap berani keluar dari zona nyaman dengan palet yang lebih hangat. Warna cokelat, hijau lembut, hingga motif floral menjadi pilihan yang aman namun tetap menarik.
Ciri khas gaya Bernadya tetap terjaga: potongan simpel, siluet nyaman, dan padu padan yang tidak berlebihan. Ia jarang terlihat mengenakan aksesori berlapis atau detail yang terlalu ramai. Justru kesederhanaan inilah yang membuat penampilannya terasa jujur dan relevan bagi banyak anak muda.
Gaya kasual Bernadya kerap menjadi inspirasi karena terasa realistis. Outfit yang ia kenakan mudah ditiru dan tidak mengandalkan tren sesaat. Hal ini membuat gaya Bernadya terlihat tahan lama dan tidak lekang oleh waktu.
Hitam atau Cerah, Tetap Bernadya
Meski warna hitam sudah telanjur melekat sebagai identitas visualnya di atas panggung, penampilan Bernadya di luar warna tersebut justru memperkaya citranya. Ia menunjukkan bahwa seorang musisi tidak harus terjebak dalam satu gaya tertentu.
Bernadya membuktikan bahwa fashion bisa menjadi ruang eksplorasi tanpa harus mengorbankan jati diri. Baik saat tampil misterius dalam balutan hitam, maupun saat terlihat cerah dengan kebaya dan outfit kasual, esensi Bernadya tetap terasa sama: tenang, jujur, dan apa adanya.
Transformasi gaya ini juga mencerminkan kedewasaan personal. Ia tidak lagi sekadar mengikuti citra yang dibentuk publik, melainkan berani menampilkan berbagai sisi dirinya sesuai konteks dan suasana.
Inspirasi Gaya untuk Anak Muda
Gaya Bernadya di luar outfit hitam bisa menjadi inspirasi bagi banyak anak muda, khususnya mereka yang ingin tampil sederhana namun tetap berkarakter. Ia mengajarkan bahwa tampil menarik tidak selalu soal warna gelap atau gaya yang “aman”.
Dengan padu padan yang tepat, warna cerah justru bisa memperkuat kesan personal. Kebaya, rok plisket, denim, hingga coat kasual bisa tampil harmonis selama dikenakan dengan percaya diri.
Pada akhirnya, gaya Bernadya menunjukkan bahwa fashion adalah perpanjangan dari kepribadian. Tidak harus selalu konsisten secara visual, tetapi konsisten dalam kejujuran dan kenyamanan. Dan di situlah pesona Bernadya—baik dalam hitam, putih, maupun warna cerah lainnya—terus bersinar.
Baca Juga : Kemenag Peringati Hari Amal Bakti ke-80 di Bone
Cek Juga Artikel Dari Platform : capoeiravadiacao

