Venna Melinda Tampil Menyala di Sidang Gugatan Cerai
Penampilan Venna Melinda kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan hanya karena proses hukum yang tengah dijalaninya, tetapi juga karena gaya busananya saat menghadiri sidang lanjutan gugatan cerainya terhadap Ferry Irawan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Venna datang dengan outfit bernuansa merah muda cerah yang dipadukan dengan jilbab merah menyala serta kacamata hitam, menciptakan kesan kuat, tegas, dan penuh percaya diri. Penampilannya kontras dengan anggapan umum bahwa sidang perceraian identik dengan busana gelap dan raut wajah murung. Justru sebaliknya, Venna tampil rapi, glowing, dan terlihat mantap melangkah.
Outfit Menyala yang Langsung Mencuri Perhatian
Warna merah muda yang dikenakan Venna Melinda langsung menarik perhatian awak media dan pengunjung pengadilan. Pilihan warna ini tidak hanya mencerminkan gaya personalnya, tetapi juga memunculkan kesan berani dan optimistis. Jilbab merah yang dikenakan semakin memperkuat aura “menyala” yang terpancar dari penampilannya.
Secara visual, warna merah dan merah muda kerap dikaitkan dengan kekuatan emosional, keberanian, serta kepercayaan diri. Dalam konteks sidang cerai yang sarat tekanan emosional, pilihan busana Venna dianggap sebagai simbol ketegaran dan kesiapan menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
Bukan Disengaja untuk Sidang
Menariknya, Venna menegaskan bahwa penampilannya bukan disiapkan khusus untuk menghadiri persidangan. Ia mengaku baru saja menjalani agenda syuting di salah satu stasiun televisi sebelum datang ke pengadilan.
“Karena baru syuting, bukan karena acara ini terus aku makeup. Aku biasanya juga enggak makeup, enggak full dress gini. Tadi pagi syuting di Trans TV,” ujar Venna kepada wartawan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Pengakuan ini menunjukkan bahwa penampilan Venna di persidangan lebih bersifat situasional. Namun demikian, publik tetap menilai gaya tersebut mencerminkan kepribadiannya yang kuat dan tidak ingin larut dalam stigma negatif.
Alasan Tidak Pulang ke Rumah
Venna juga menjelaskan alasan dirinya tidak berganti pakaian sebelum menghadiri sidang. Ia menilai kembali ke rumah hanya akan membuang waktu, mengingat kondisi lalu lintas Jakarta yang padat dan jadwal sidang yang harus dipenuhi.
“Aku pikir kalau pulang lagi, macet. Memang hari ini kita harus hadir untuk nentuin lanjut atau dicabut,” jelasnya.
Keputusan tersebut memperlihatkan sikap praktis dan fokus Venna terhadap proses hukum yang sedang dijalani. Baginya, kehadiran di sidang jauh lebih penting dibanding sekadar mengganti busana agar terlihat “lebih formal”.
Gugatan Cerai Akan Dicabut, Ini Alasannya
Selain soal penampilan, agenda utama sidang ini adalah menentukan kelanjutan gugatan cerai Venna Melinda terhadap Ferry Irawan. Dalam sidang tersebut, Venna menyatakan rencananya untuk mencabut gugatan cerai yang telah diajukan sebelumnya.
Keputusan ini bukan karena rujuk, melainkan berkaitan dengan kendala administratif. Venna dan tim kuasa hukumnya mengaku kesulitan menemukan alamat Ferry Irawan yang valid untuk keperluan persidangan.
Kuasa hukum Venna, Wijayono Hadi Sukrisno, menjelaskan bahwa alamat yang digunakan dalam gugatan pertama dinilai tidak patut oleh pengadilan. Alamat kedua yang diajukan pun mengalami hal serupa.
“Jadi alamat yang pertama tidak patut, alamat kedua juga tidak patut. Maka kami diberi tanggapan untuk mencabut gugatan dan dalam waktu dekat akan mendaftar ulang,” jelas Wijayono.
Akan Ajukan Gugatan Ghaib
Sebagai langkah lanjutan, Venna Melinda berencana mengajukan gugatan ghaib. Gugatan ini memungkinkan proses perceraian tetap berjalan meski pihak tergugat tidak diketahui keberadaannya secara pasti.
Langkah ini dinilai sebagai jalan hukum yang paling realistis dalam situasi yang dihadapi Venna. Dengan gugatan ghaib, proses persidangan tetap dapat dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku, tanpa harus terhambat masalah alamat tergugat.
Sikap Tenang di Tengah Proses Hukum
Sepanjang proses sidang, Venna terlihat tenang dan kooperatif. Ia tidak menunjukkan gestur emosional berlebihan dan memilih menjawab pertanyaan media dengan singkat serta jelas. Sikap ini semakin memperkuat citra dirinya sebagai sosok yang siap menghadapi konsekuensi hukum dengan kepala dingin.
Banyak pengamat menilai bahwa penampilan Venna yang rapi dan percaya diri menjadi refleksi kondisi mentalnya yang lebih stabil dibanding masa-masa awal konflik rumah tangga mereka mencuat ke publik.
Penampilan sebagai Bentuk Pesan Nonverbal
Dalam dunia komunikasi, busana kerap menjadi pesan nonverbal yang kuat. Penampilan Venna Melinda di sidang cerai ini bisa dibaca sebagai pernyataan bahwa dirinya tidak ingin dipandang sebagai korban yang terpuruk, melainkan sebagai perempuan yang bangkit dan berdaulat atas hidupnya sendiri.
Pilihan warna cerah di tengah situasi serius menjadi simbol bahwa ia tidak membiarkan proses hukum mendefinisikan jati dirinya. Justru sebaliknya, ia hadir dengan identitas utuh dan kepercayaan diri yang terjaga.
Penutup
Sidang lanjutan gugatan cerai Venna Melinda terhadap Ferry Irawan bukan hanya menyita perhatian karena aspek hukumnya, tetapi juga karena cara Venna membawa dirinya di ruang publik. Dari outfit menyala hingga sikap tenang di hadapan media, Venna menunjukkan bahwa ia siap melangkah ke babak baru kehidupannya.
Di tengah proses perceraian yang belum usai, Venna Melinda tampil bukan sekadar sebagai figur publik, tetapi sebagai perempuan yang tegas, rasional, dan berani mengambil keputusan penting demi masa depannya.
Baca Juga : 3 Inspirasi Outfit Warna Berani Bikin Percaya Diri
Cek Juga Artikel Dari Platform : beritagram

