Desainer Legendaris Valentino Garavani Wafat di Usia 93
Desainer Legendaris Valentino Garavani Wafat di Usia 93
Dunia fashion internasional berduka. Desainer legendaris asal Italia, Valentino Garavani, dikabarkan meninggal dunia pada usia 93 tahun di kediamannya di Roma. Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh Valentino Garavani and Giancarlo Giammetti Foundation.
Dalam pernyataan tertulis, yayasan menyebutkan bahwa Valentino berpulang dengan tenang, dikelilingi oleh orang-orang terdekat dan penuh kasih sayang. Kepergian sang maestro menjadi penutup perjalanan panjang seorang ikon mode yang telah membentuk wajah fashion dunia selama lebih dari setengah abad.
Valentino bukan hanya seorang perancang busana. Ia adalah simbol keanggunan, kemewahan, dan estetika klasik Italia yang dikenal hingga ke berbagai penjuru dunia.
Sosok yang Mengubah Makna Elegansi
Nama Valentino Garavani identik dengan keindahan yang abadi. Di tengah perubahan tren yang silih berganti, desain Valentino selalu berdiri di atas nilai elegansi, kesederhanaan mewah, dan potongan sempurna.
Ia dikenal mampu membuat perempuan merasa istimewa tanpa harus tampil berlebihan. Setiap gaunnya dirancang untuk menonjolkan keanggunan alami pemakainya, bukan sekadar mengikuti mode sesaat.
Pendekatan inilah yang membuat karya Valentino begitu dicintai lintas generasi.
Favorit Selebriti dan Bangsawan Dunia
Sepanjang kariernya, rancangan Valentino menjadi pilihan utama banyak tokoh penting dunia. Deretan selebriti, bangsawan, hingga ibu negara pernah tampil memukau mengenakan karyanya.
Nama-nama besar seperti Jacqueline Kennedy, Elizabeth Taylor, Sophia Loren, hingga Princess Diana tercatat sebagai klien dan pengagum setia Valentino.
Gaun-gaun ciptaannya kerap hadir dalam momen bersejarah: pernikahan, gala kenegaraan, hingga karpet merah bergengsi. Bagi banyak perempuan, mengenakan Valentino bukan sekadar soal busana, tetapi tentang pengalaman emosional.
Valentino Red, Warna yang Menjadi Legenda
Salah satu warisan paling ikonik dari Valentino Garavani adalah warna merah khas yang kemudian dikenal sebagai Valentino Red.
Warna ini bukan merah biasa. Ia memiliki karakter kuat, berani, namun tetap elegan. Valentino Red menjadi identitas visual rumah mode Valentino dan muncul dalam banyak koleksi paling ikonisnya.
Bagi Valentino, warna merah melambangkan kekuatan, cinta, dan kepercayaan diri perempuan. Hingga kini, warna tersebut masih menjadi ciri khas yang terus dipertahankan oleh rumah mode Valentino.
Perjalanan Karier dari Paris ke Roma
Valentino Garavani lahir di Voghera, Italia pada 1932. Ketertarikannya pada dunia mode sudah terlihat sejak usia muda.
Ia kemudian menimba ilmu fashion di Paris, bekerja di beberapa rumah mode ternama sebelum kembali ke Italia. Pada 1959, Valentino membuka rumah mode sendiri di Roma.
Dari sanalah karier internasionalnya mulai menanjak. Koleksi demi koleksi mendapat perhatian dunia, hingga namanya sejajar dengan desainer besar Eropa lainnya.
Roma pun menjadi pusat lahirnya estetika khas Valentino yang memadukan kemewahan Prancis dan keanggunan Italia.
Pensiun dengan Penuh Kehormatan
Setelah lebih dari 45 tahun berkarya, Valentino resmi pensiun dari dunia fashion pada 2007. Keputusan tersebut disambut emosional oleh industri mode global.
Peragaan terakhirnya menjadi momen bersejarah yang dihadiri oleh para muse, sahabat, dan tokoh penting dunia fashion. Pensiunnya Valentino menandai berakhirnya satu era besar dalam sejarah couture.
Meski tak lagi aktif, pengaruhnya tidak pernah benar-benar pergi.
Warisan yang Terus Hidup
Rumah mode Valentino tetap beroperasi hingga kini di bawah arahan tim kreatif generasi baru. Meski menghadirkan interpretasi modern, nilai-nilai dasar yang ditanamkan Valentino tetap dijaga.
Keanggunan, kualitas tinggi, dan penghormatan terhadap craftsmanship masih menjadi fondasi utama setiap koleksi.
Valentino Garavani mungkin telah berpulang, namun DNA estetikanya terus hidup di setiap jahitan, siluet, dan warna yang dihadirkan rumah mode tersebut.
Penghormatan dari Dunia Fashion
Kepergian Valentino langsung disambut gelombang duka dari seluruh dunia. Desainer, selebriti, model, hingga penggemar mode menyampaikan penghormatan mereka melalui berbagai platform.
Banyak yang mengenang Valentino sebagai sosok rendah hati, penuh dedikasi, dan sangat menghormati keindahan dalam bentuk paling murni.
Ia dikenal bukan hanya karena bakatnya, tetapi juga karena kecintaannya yang tulus terhadap seni busana.
Prosesi Penghormatan Terakhir
Menurut pengumuman yayasan, jenazah Valentino Garavani akan disemayamkan secara umum di Roma. Masyarakat dan penggemar diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Upacara pemakaman rencananya akan digelar di salah satu basilika bersejarah di pusat kota Roma, tempat yang memiliki makna khusus bagi sang desainer.
Acara tersebut diperkirakan akan dihadiri berbagai tokoh penting dari dunia fashion dan seni.
Penutup: Sebuah Nama yang Abadi
Valentino Garavani meninggalkan dunia dengan warisan yang tak ternilai. Ia bukan hanya menciptakan busana, tetapi membangun bahasa keindahan yang melampaui zaman.
Dalam setiap lipatan kain, dalam setiap gaun merah ikonis, nama Valentino akan terus hidup.
Dunia fashion kehilangan seorang maestro, namun sejarah telah memastikan bahwa Valentino Garavani akan selalu dikenang sebagai simbol keanggunan sejati.
Baca Juga : Throwback Gaya Artis 2016, Siapa yang Paling Berubah?
Cek Juga Artikel Dari Platform : beritabumi

