Wabup Sidrap Tutup Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025
Wabup Sidrap Tutup Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025, Dorong Pembinaan Usia Dini
Turnamen Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025 resmi berakhir setelah ditutup langsung oleh Wakil Bupati Nurkanaah di Lapangan Lagoga, Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa. Penutupan yang berlangsung pada Sabtu sore tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi sepak bola yang selama beberapa pekan terakhir menyedot perhatian masyarakat setempat.
Suasana penutupan berlangsung meriah. Warga dari berbagai desa memadati lapangan untuk menyaksikan laga final sekaligus seremoni penutupan. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi dan hiburan rakyat yang memperkuat kebersamaan di tingkat desa dan kecamatan.
Dihadiri Pejabat Daerah dan Tokoh Olahraga
Penutupan Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025 turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di Kabupaten Sidenreng Rappang. Tampak hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, anggota DPRD Sidrap Abdul Rahman dan Andi Isman, serta Ketua KONI Sidrap Sahabuddin Pakaja.
Selain itu, Asisten I Pemkab Sidrap Muhammad Iqbal, Kapolsek Duapitue Iptu Amiruddin, Kapolsubsektor Pitu Riawa Ipda Pallaweri, perwakilan Puskesmas Dongi, serta unsur pemerintah desa dan undangan lainnya turut memeriahkan acara. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kegiatan olahraga masyarakat.
Apresiasi untuk Panitia dan Pelaksanaan Turnamen
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia pelaksana yang telah menyukseskan turnamen. Ia menilai Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025 berjalan dengan sangat baik, aman, dan tertib sejak pembukaan hingga laga penutup.
“Turnamen ini bisa terlaksana dengan lancar tentu berkat kerja keras panitia, dukungan masyarakat, serta sportivitas para pemain. Ini patut diapresiasi,” ujar Nurkanaah di hadapan peserta dan penonton.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan turnamen yang tertib dan kondusif merupakan cerminan kedewasaan masyarakat dalam menjadikan olahraga sebagai ajang persaudaraan, bukan sekadar kompetisi semata.
Peran Askab PSSI Sidrap dalam Kemajuan Sepak Bola Daerah
Pada kesempatan tersebut, Nurkanaah secara khusus memberikan apresiasi kepada Ketua Askab PSSI Sidrap Abdul Rahman. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Abdul Rahman, sepak bola Sidrap menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Salah satu capaian yang disoroti adalah keberhasilan Sidrap meraih juara pada Turnamen Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2025. Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan dan manajemen sepak bola di tingkat kabupaten mulai menunjukkan hasil positif.
“Prestasi ini tentu bukan datang tiba-tiba. Ada kerja keras, konsistensi, dan pembinaan yang terus dilakukan,” ungkap Nurkanaah.
Dorongan Kuat untuk Pembinaan Usia Dini
Meski mengapresiasi prestasi yang telah diraih, Wakil Bupati menegaskan bahwa tantangan ke depan masih besar. Ia menilai, kunci keberlanjutan prestasi sepak bola Sidrap terletak pada pembinaan sejak usia dini.
“Ke depan sepak bola Sidrap harus terus maju. Tapi yang paling penting adalah pembinaan usia dini sebagai bagian dari regenerasi pemain,” tegasnya.
Menurut Nurkanaah, turnamen seperti Bulcenesia Hoby Bola Cup harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan, bukan hanya berhenti sebagai ajang kompetisi sesaat. Dengan adanya pembinaan berjenjang, Sidrap diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Turnamen Desa sebagai Fondasi Regenerasi
Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025 menjadi contoh bagaimana turnamen tingkat desa dapat berperan penting dalam menjaring dan mengasah bakat muda. Banyak pemain muda yang tampil menonjol selama turnamen, menunjukkan potensi besar jika dibina secara berkelanjutan.
Turnamen semacam ini juga memberi ruang bagi pemain yang belum tersentuh pembinaan formal untuk menunjukkan kemampuannya. Dengan pemantauan dari Askab PSSI dan KONI, ajang desa dapat menjadi pintu masuk menuju pembinaan yang lebih terstruktur.
Harapan Askab PSSI Sidrap
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sidrap Abdul Rahman berharap turnamen seperti Bulcenesia Hoby Bola Cup dapat terus digelar secara rutin. Menurutnya, kontinuitas kompetisi menjadi faktor penting dalam menjaga ritme dan semangat pemain.
“Turnamen ini sangat bermanfaat, bukan hanya untuk kompetisi, tetapi juga untuk pembinaan mental, disiplin, dan sportivitas pemain,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terus mengalir agar sepak bola Sidrap semakin berkembang dan mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Dampak Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Selain aspek olahraga, Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025 juga memberikan dampak sosial yang positif. Turnamen ini menjadi ruang berkumpulnya masyarakat lintas desa, memperkuat silaturahmi, serta menghidupkan perekonomian lokal melalui aktivitas UMKM di sekitar lapangan.
Bagi generasi muda, kegiatan ini menjadi alternatif positif untuk menyalurkan energi dan minat mereka. Olahraga sepak bola tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, disiplin, dan fair play.
Penutup
Penutupan Bulcenesia Hoby Bola Cup 2025 oleh Wakil Bupati Sidrap menjadi momentum penting bagi dunia sepak bola daerah. Turnamen ini membuktikan bahwa pembinaan dapat dimulai dari level paling dasar, yakni desa dan kecamatan, dengan dukungan penuh masyarakat dan pemerintah.
Dengan dorongan kuat terhadap pembinaan usia dini, serta sinergi antara Askab PSSI, KONI, dan Pemkab Sidrap, sepak bola Sidrap diharapkan terus berkembang dan melahirkan generasi pemain yang membanggakan di masa depan.
Baca Juga : Scoopy Fashion Music Corner Hidupkan Malam Kayutangan
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : medianews

